Pages

Monday, March 11, 2013

Ikutan Giveaway Pertama Racun Warna-Warni

Akhir-akhir ini saya lagi keracunan beauty blog. Awalnya nggak sengaja nyasar ke beberapa beauty blog waktu lagi searching tentang salah satu produk kosmetik. Lama-lama saya jadi tertarik, bahkan mengikuti postingan-postingan di beauty blog secara rutin. Salah satu beauty blog yang saya follow yaitu, Racun Warna-Warni nya (http://www.racunwarnawarni.com) Mbak Sekar Arum. Sebelumnya, blog ini beralamat di http://racuncelle.blogspot.com sampai pada awal bulan ini berganti menjadi http://www.racunwarnawarni.com.


Saya baru kenal blog ini sekitar bulan Januari 2013 saat tidak sengaja mampir ke artikel tentang review 3 produk BB Cream, yaitu Maybelline, Silkygirl, dan Caring Everlast BBCream. Artikel ini berjudul BB Cream: Maybeline Clear Smooth, Caring Everlast, & Silkygirl Magic dan merupakan salah satu posting favorit saya di Racun Warna Warni yang akhirnya sukses membuat saya keracunan untuk membeli Caring Everlast BBCream :p. Terbukti kalo blog ini menjadi salah satu referensi bagi pembaca yang ingin membeli produk kosmetik tertentu.

Blog Racun Warna-Warni sendiri ternyata sudah berumur 1 tahun pada bulan Januari kemarin. Kabar gembiranya, kali ini Mbak Sekar mengadakan Giveaway pertama untuk Blog Racun Warna-Warninya. Horeee... Nggak tanggung-tanggung, hadiah giveaway pertama ini sangat menggiurkan yaitu NYX Box of Smokey Look Collection. 

http://www.nyxcosmetics.com

Satu palette berisi eye shadows untuk membuat tampilan smokey eyes bernuansa abu-abu, ungu, natural, dan bronze. Selain itu, palette ini juga berisi 3 blush, face powder, concealers, lip color, 12 cream glitter, dan1 eyeliner. Benar-benar lengkap dan bikin ngiler kan.. Hihihi...

Hadiah keren ini disponsori oleh Ms Lie Collection (web mslie-collection, Facebook Ms Lie), seller terpercaya yang menjual berbagai macam produk kosmetik dan skincare asli, seperti NYX, Skinfood, Skin 79, Etude, The Body Shop, Egyptian Magic Cream, Missha, dan lain-lain


Sebagai beauty blog yang berkembang sangat pesat, Racun Warna-Warni memang memiliki content postingan yang sangat bagus. Tidak hanya mereview produk-produk kosmetik dari luar negeri, Racun Warna Warni juga sering mereview produk-produk buatan lokal, contohnya postingan berjudul Favourite Body Scrub: Sariayu Lulur Spa 2 in 1. Hal ini salah satunya yang membuat saya semakin suka membaca artikel-artikel di Racun Warna-Warni. Tidak heran kan jika hanya dalam waktu satu tahun, blog ini sudah dikunjungi oleh ratusan ribu pembaca.

Hanya saja, yang mungkin harus ditingkatkan yaitu artikel tentang eksperimen dan aplikasi make up nya sehingga akan semakin menarik pembaca untuk berekspresi dan bersahabat dengan make up.Contohnya Mbak Arum dapat membuat artikel tentang step by step dandanan dengan tema tertentu, festival, glamour, anime, ethnic, dan lain-lain sehingga semakin seru untuk dibaca dan dicoba :D

Selain itu, sesuai dengan nama blog dan tagline pada Header, template blog Racun Warna-Warni juga diharapkan lebih kaya akan warna alias colorful sehingga pas dengan namanya. Mungkin ada baiknya dipilih warna-warna yang lebih cerah, girly, dan centil untuk template blog ini, agar jangan terkesan terlalu polos.

Harapan saya sebakin salah satu pembaca setia (ciyeee) semoga selanjutnya postingan di Racun Warna-Warni semakin beragam, update, dan konsisten sehingga semakin banyak pembaca yang mendapat manfaat serta ilmu dari blog ini :). Dan, yang gak kalah pentingnya, semoga saya terpilih jadi pemenang giveaway ini (ngareep banget lho Mbaak... :D).

Tuesday, March 5, 2013

Satu Tahun "Diperban"

Siang hari yang panas. Seperti biasa, tugas saya saat itu pergi ke Bank untuk melakukan transaksi rutin dari perusahaan. Sekitar pukul 2 siang. Biasanya Bank yang saya datangi secara rutin hanya 2 bank saja. Namun, siang itu ada 1 tambahan Bank yang saya datangi karena saya harus mengkonfirmasi jumlah saldo di rekening perusahaan. 

Saya berdiri di antrean yang cukup lama, meskipun tidak terlalu panjang. Tiba-tiba saya dikagetkan oleh kabar (menyenangkan, yang sangat ditunggu saat itu) dari teman saya, bahwa penempatan instansi telah keluar. Langsung saya cek grup fb, ternyata benar, sudah ada pengumuman penempatan. Akan tetapi, saya tidak bisa membukanya karena format pengumuman berupa file pdf. Saya langsung telepon si Pam2. "Kamu Pajak, Aku juga Pajak" (njiyeeee..). Alhamdulillah, ternyata sejak tanggal 21022012 saya telah dipungut oleh sebuah keluarga baru, Keluarga besar Direktorat jenderal Pajak.

picture taken from here

Selanjutnya ternyata Niun penempatan di Bapepam, Nenek di BPKP. Legaaa penempatan instansi yang ditunggu sekitar 5 bulan sejak wisuda akhirnya keluar juga. Angkatan kami sangat bersyukur dan bersukacita.

Tanggal 29 Februari 2012, kami yang ditempatkan di DJP berkumpul di Kantor Pusat untuk mendaftar ulang dan menyerahkan Daftar Riwayat Hidup. Esok harinya, tanggal 1 Maret 2012 seluruh calon pegawai baru Kementerian Keuangan dikumpulkan di Aula Dhanapala Gedung Kantor Pusat Kementerian Keuangan untuk mengikuti kegiatan Orientasi Pegawai Baru. Acara dimulai sejak pagi sampai sore hari. Saat itu kami bangga sekali karena telah "diakui" menjadi bagian dari Kementerian Keuangan.

Tanggal 2 Maret 2012, calon pegawai baru DJP berkumpul di Kantor Pusat DJP untuk mengikuti Orientasi Pegawai Baru Khusus DJP. Di akhir acara, kami diberikan surprise bahwa mulai tanggal 5 Maret (esok Seninnya) kami sudah mulai magang di kantor yang terlah ditentukan. Inilah awal dari sebuah kisah Pegawai Diperbantukan :')

***


Hari Senin, 5 Maret 2012 saya sudah tiba di kantor ini jam setengah 7 pagi, mengenakan pakaian putih-hitam. Bukan kali pertama saya menginjakan kaki di kantor ini, karena sebelumnya saya pernah ke sini untuk tugas kepanitian kampus meminta donasi dari alumni. Celingak-celinguk saya mencari sosok yang celingak-celinguk juga (pasti anak baru begini gelagatnya). Akhirnya saya bertemu 2 orang teman magang lagi, yaitu Dino dan Bayu. Kami bertiga menunggu sampai sekitar pukul 07.30 untuk menuju ke Subbag Umum. 

Sampai Ruang Subbag Umum, kami bertemu dengan Pak Kasubbag, kami disuruh menunggu di depan mejanya. Tik..tok..tik..tok.. (Kalo si Dino selalu bilang, eh inget gak waktu pertama ke sini kita dicuekin lama banget sama si Bapak..) Hahaha.. Gak dicuekin juga sih, tapi si Bapak itu sedang sibuk, sampai kami yang di depan mejanya nggak diajak ngomong sama sekali -__-" 

Setelah si Bapak selesai dengan pekerjaannya, baru kami ditanya. Kami jelaskan bahwa kami lulusan STAN, yang penempatan di DJP dan mendapat penempatan magang di sini. Kemudian kami langsung dibawa ke seksi pelayanan oleh seorang pegawai Subbag Umum. "Sementara kalian penempatan di Seksi Pelayanan dulu yaa, karena bulan Maret sedang sibuk-sibuknya di Pelayanan".

Mulai saat itu, gunungan SPT setinggi 1 meter sudah menjadi makanan sehari-hari bagi saya dan Dino (si Bayu dipungut ke TPT jadi petugas NPWP). Kami menyortir SPT untuk dikirimkan ke KPP-KPP di seluruh Indonesia :'). Setelah "peak season" SPT berakhir, kami melaksanakan kegiatan On the Job Training, rotasi ke tiap seksi untuk mempelajari SOP-SOP di seksi tersebut. Setelah OJT selesai, kami pun ditempatkan sementara. Saya di Subbag Umum, sampai sekarang, Bayu tetap di NPWP, dan Dino di back office Pelayanan.
***

Hari ini, 5 Maret 2013 officially saya sudah setahun menjadi Pegawai Diperban-tukan. Suka duka telah dilewati. Dari awalnya celingak-celinguk di kantor ini, sekarang sudah deket banget, seperti sudah kenal bertahun-tahun :D. Berita baiknya, sejak 1 Oktober 2012 sebenernya status Pegawai Diberbantukan sudah berubah menjadi CPNS, hanya saja SKnya baru keluar bulan ini. Oh iya, kabar baik lainnya 2 minggu lagi saya akan mengikuti Prajabatan. Alhamdulillaah.. Semoga rapelan yang lain-lain yang kami tunggu akan segera keluar juga.

Satu tahun diperban itu nggak selalu menyedihkan dan nggak selalu menyenangkan. Lakukan apa yang bisa dilakukan, sambil menunggu "perbannya" dilepas dan kita bisa berlari lagi. :)))



*Diperban=Pegawai Diperbantukan

Monday, February 4, 2013

Cara Menukar Uang Lama

Mungkin beberapa dari kita masih menyimpan uang logam Rp25, Rp50, Rp500, maupun uang kertas Rp100, Rp500, dan Rp1.000 seri lama, seperti halnya saya yang kebetulan masih menyimpan beberapa uang logam Rp500 keluaran tahun 1991-1993 dan uang logam Rp1.000 yang bergambar kelapa sawit. Mungkin saya tidak berencana untuk menggunakan uang tersebut, karena uang-uang logam tersebut merupakan kenang-kenangan dari Almarhum Kakek saya. Ketika saya kecil, Beliau seringkali memberikan uang jajan berupa uang logam Rp500 dan Rp 1.000, hasil dari berjualan di warungnya. Beliau sengaja mengumpulkan uang logam yang unik untuk cucunya ini. Oleh karena itu, sampai sekarang saya masih menyimpannya. :)

Selain alasan seperti saya, untuk menjadikan uang lama sebagai kenang-kenangan, banyak juga orang yang justru sengaja mengumpulkan uang-uang seri lama untuk dikoleksi. Para kolektor ini juga sengaja berburu uang lama, bahkan rela membelinya dengan harga tinggi. Semakin lama dan langka seri uang, harganya akan semakin mahal. Adapun para penjual uang lama saat ini masih dapat ditemukan di beberapa tempat di Jakarta, antara lain di Pasar Baru dan Pasar Taman Puring.


Untuk orang-orang yang tidak memiliki alasan khusus untuk menyimpan uang seri lama, mungkin beranggapan lebih baik menukar uang tersebut dengan seri baru agar tetap dapat digunakan. Jangan khawatir, karena ternyata Bank Indonesia masih dapat menerima penukaran uang seri lama yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran sampai dengan jangka waktu 10 tahun setelah pencabutan dan penarikan peredarannya. Bank Indonesia juga akan memberikan penggantian sebesar nilai nominal kepada masyarakat yang menukarkan uang yang dicabut dan ditarik dari peredaran sepanjang masih dalam jangka waktu 10 tahun sejak tanggal pencabutan dan masih dapat dikenali keasliannya.

Penukaran di Bank Indonesia dapat dilakukan di:
  1. Kantor Pusat Bank Indonesia
    Cq. Direktorat Pengedaran Uang
    Lobby Gedung C
    , Komplek Perkantoran BI
    Jl. M.H. Thamrin No.2 Jakarta 10350
    Telp.3818722, 3817297 (hari dan jam kerja).
    Waktu layanan: pada hari-hari tertentu mulai dari pukul 09.00 - 11.30 waktu setempat.
  2. Kantor Bank Indonesia yang terdekat.
    Waktu layanan: pada hari-hari tertentu mulai dari pukul 09.00 - 11.30 waktu setempat.
  3. Kas Keliling Bank Indonesia
    Untuk mengetahui lokasi dan waktu beroperasinya Kas Keliling Bank Indonesia dapat dikonfirmasikan kepada Direktorat Pengedaran Uang di nomor telepon 021-381 8722/381 7297 atau Kantor Bank Indonesia pada hari dan jam kerja.
Berikut ini daftar uang yang dicabut dan ditarik dari peredaran dan batas waktu penukaran di Bank Umum dan Bank Indonesia:

Daftar Uang Yang Dicabut dan Ditarik dari Peredaran
Namun Masih Dapat Ditukarkan di Bank Indonesia  
 
Sumber: Bank Indonesia
 




Jadi, tinggal pilih apakah Anda akan menyimpan atau menukar uang lama Anda?


Tuesday, January 8, 2013

Akhir 2012


Senin, 31 Desember 2012. Hari terakhir di tahun 2012. Saya dan si Pam2 berencana jalan-jalan, tapi nggak di Jakarta aja. Akhirnya melipirlah kami ke Bandung. Ke Bandung naik mobil? That's too mainstream, kekekek... Ya, kami naik kereta. Karena saya kangen dengan pemandangan di sepanjang jalur Parahyangan yang pemandangannya aduhaaai.... Kami berangkat dengan Argo Parahyangan dari Stasiun Gambir pukul 07.15.


Jegujes...Jegujes...Awas keretanya datang...


Reformasi Birokrasi Direktorat Jenderal Pajak di kursi kereta


Kanan-kiri hijaauuuu...
 

Pemandangan dari atas jembatan kereta
 

Jembatan Tol Cipularang terlihat dari tebing yang dilewati kereta 


Patung kereta api di depan Stasiun Bandung (Lhoh kok pake helm??)


Kami tiba di Bandung sekitar pukul 11 kurang 15 karena keretanya agak telat. Jadi terpaksa kami memundurkan tiket pulangnya agar tidak terlalu terburu-buru. Setelah mengurus administrasi tiket, kami keluar stasiun untuk bertemu dengan orang yang akan menyewakan motor.

Tujuan utama kami kali ini yaitu ke Punclut atau Puncak Ciumbuleuit. Jaraknya dari kota Bandung cukup dekat, kira-kira satu jam naik motor (pake nyasar dulu sih sedikit :p). Dari stasiun, kami berkendara ke arah flyover, kemudian lurus ke arah Cihampelas. Dari pertigaan sebelum Cihampelas, kami belok kiri, ke arah Ciumbuleuit.

Puncak Ciumbuleiut merupakan daerah dataran tinggi, di mana kita bisa melihat seluruh kota Bandung dari sini. Jalan menuju Punclut juga berkelok-kelok dan menanjak. Deg-degan juga, takut motornya nggak kuat karena kami  menyewa motor Honda Beat. Belum lagi bensinnya sekarat karena kami lupa mengisi ketika masih di bawah -___-"

Setelah melewati beberapa tanjakan tajam, tibalah kami di Punclut... Wooow.... Sepanjang jalan kita bisa melihat pemandangan kota Bandung yang terlihat kecil dikepung oleh pegunungan, seperti tepat di bawah langit. Sepertinya pemandangan malam hari juga nggak kalah bagusnya karena kita bisa melihat city lights kota Bandung.


Di sepanjang jalan juga banyak berjejer tempat makan yang menghadap pemandangan tersebut. Rata-rata tempat makannya berkonsep lesehan dengan makanan khas Sunda, seperti gurame, ayam bakar, pepes, dan sayur-sayuran. Setelah melewati beberapa tempat makan, akhirnya kami memutuskan makan di Balakecrakan karena perut sudah sangat lapar. 

 Begini penampakan tempatnya dari luar...

Ternyata tempat makannya ada di bawah, terdiri dari saung-saung bambu yang benar-benar menghadap pemandangan. Menu makanannya beragam, harganya juga cukup murah. Menu makanan favorit saya: gurame bakar, minuman favoritnya: susu murni hangat rasa stoberi (yang ini enak banget!)

 







Sekitar pukul 15.00 kami selesai makan dan kembali jalan-jalan. Sayangnya hari itu hujan, jadi jalan-jalannya terpaksa pake jas hujan T_T. Dari Punclut kami kembali ke arah Bandung, namun kali ini lewat Lembang. Jalannya menanjak luar biasa, sampai-sampai saya harus turun dan jalan kaki waktu di tanjakan karena motornya tidak kuat mengangkut 2 orang :'( Dari Lembang, keluar di daerah Geger Kalong, Kampus UPI, STPB, Setiabudi, dan kembali ke Cihampelas. Kemudian kami mampir sebentar di Ciwalk dan Cihampelas untuk sholat Ashar dan belanja.

Pukul 18.00 kami kembali ke Stasiun Bandung untuk bersiap ke Jakarta dengan kereta yang berangkat pukul 19.50. Kami tiba di Gambir sekitar pukul 23.00 dan keadaan di depan Stasiun Gambir ternyata luar biasa ramainya. Bukan, bukan ramai oleh penumpang, melainkan ramai oleh warga ibukota yang sedang berteduh dan menunggu acara perayaan tahun baru. Ckckck.. Banyak dari mereka yang membawa anak-anak dan menggelar tikar di teras Stasiun Gambir karena mau ke Monas tetapi masih hujan.

 


Awalnya kami mau langsung pulang, ogah ikut-ikutan merayakan tahun baru karena sudah gempor seharian jalan-jalan. Tapi......ketika kami keluar Stasiun Gambir, jreeeeeeng...... Beginilah kondisi di jalan:


Boro-boro mau cepat sampai rumah, jalan dipenuhi lautan kendaraan motor dan manusia. Semua tumpah ruah. Jalan Medan Merdeka pun ternyata sudah ditutup. Akhirnya pukul 00.00 kami masih berada di sekitar Monas. Semua kendaraan berhenti dan orang-orang memasang kembang api di tengah jalan....


Di depan Tugu Tani keadaannya juga sama. Taman di Tugu Tani penuh orang dan menjadi tempat parkir motor dadakan. Anak-anak kecil naik ke atas mikrolet dan menari-nari. Astagfirulllah, anak siapa sih itu -__-. Pokoknya semua jalan macetcetcet. Samapi kami harus memutar mencari jalan yang bisa lewati. Kami ke arah Menteng, Manggarai, dan keluar di jalan Karet Kuningan. Alhamdulillaah setelah itu jalannya lancar. Tebak jam berapa saya sampai di rumah? Jam 2 pagi -____-


Thursday, November 22, 2012

Wednesday, November 14, 2012

Kejar-kejaran Pagi ala James Bond

Tiada pagi yang lebih indah dan penuh semangat selain pagi menjelang long weekend, libur 4 hari. Sayangnya, saking terbawa suasana santai menjelang libur, saya terlambat mandi pagi karena keasyikan nonton TV. Otomatis terlambat mandi ini berimbas pada rentetan aktivitas pagi berikutnya, terlambat sarapan, terlambat menyiapkan motor, dan terlambat berangkat ke kantor. Alhasil yang biasanya pukul 7 kurang 5 saya sudah berangkat, pagi ini baru pukul 7 lewat 3 saya keluar dari gerbang rumah. Meskipun berbeda 8 menit, tapi ketika sampai di jalan raya macetnya sungguh berbeda jauh, namanya juga Jakarta. Hal ini yang membuat saya sedikit panik. Biasanya saya membutuhkan waktu sekitar 20-25 menit untuk sampai ke kantor, tetapi dengan start yang terlambat, dan kondisi macet yang aduuduuuuh ini bisa-bisa saya tiba di kantor lewat dari pukul 7.30.

Namun, kadang macet membawa inspirasi. Hahaha... Tiba-tiba saya teringat film Skyfall, seri dari James Bond yang saya tonton beberapa hari lalu. Triiiiing... Saya tentukan target yang mau dikejar, Ibu-ibu berjaket putih yang mengendarai motor beberapa meter di depan saya. Si Ibu cukup gesit, salip kanan, salip kiri, ada celah sedikit langsung dia ambil. Cukup sulit. Tapi dengan aksi ala James Bond, saya berusaha mengejarnya.

Sampai di jalan pinggir tol Kebon Jeruk yang lebar dan bebas macet, si Ibu berjaket putih melaju dengan kencang. Duh! Saya jadi deg-degan juga mengejarnya. Hahaha... Saya berusaha ngebut, namun tetap memperhatikan kendaraan lain di kanan-kiri (aksi sih aksi, tapi jangan sampai mengancam diri sendiri juga yaa :p). Akhirnya di depan pintu keluar Tol Kebon Jeruk yang cukup tersendat, saya berhasil mengejar si Ibu! Yeay! :))


Namun ternyata euforianya hanya sebentar, karena si Ibu berjaket putih tiba-tiba mendapat celah di sebelah kanan, dan berhasil menyalip saya lagi. -____- Huh, saya berniat mengejarnya lagi sampai tiba di belokan setelah terowongan Jalan Panjang ternyata, jreeeeeng....berjajarlah ribuan motor dan mobil sejauh saya memandang alias M.A.C.E.T.T.O.T.AL. Saya lihat jam tangan ternyata sudah pukul 7.25, jarak ke kantor sekitar 2 KM lagi, kalo macet begini sih bisa-bisa sampai kantor pukul 7.40an. Hilang sudah semangat mengejar si Ibu berjaket putih. Terserahlah si Ibu sudah sampai mana. Saya justru lebih deg-degan takut terlambat sampai kantor.

Tapi namanya juga James Bond, saya sudah biasa lewat gang-gang tikus alias jalan alternatif rahasia yang terhubung langsung ke kantor :D Dari jalanan yang super macet itu, saya belok kanan, masuk perumahan, gang-gang sempit, dan taraaaaa...saya tiba di kantor. Sampai parkiran pukul 7.29, langsung buru-buru naik tangga ke lantai 2 daaaaan, yess!! 07.30. Saya tidak terlambat. :)


Sunday, October 28, 2012

Choco Sprinkle Flakes

Ini adalah salah satu kue yang saya buat pada saat Lebaran yang lalu. Cara membuatnya mudah sekali. Rasanya pun enak, bahkan sangat cocok buat cemilan sehari-hari.



Bahan-bahan:

1 Kotak Corn Flakes
1 Kotak Cokelat Batangan
1 Bungkus Sprinkles (Tersedia di toko bahan-bahan kue dengan berbagai jenis bentuk)



Cara Membuat:
  • Iris cokelat menjadi ukuran dadu kecil-kecil, masukkan ke dalam mangkuk anti panas.
  • Letakan mangkuk yang berisi potongan tersebut ke dalam panci yang berisi air. Sesuaikan agar air tidak masuk ke dalam mangkuk dan tercampur dengan cokelat ketika air meluap ketika dipanaskan.
  • Nyalakan api kecil dan tunggu cokelat mulai melunak, aduk hingga rata.








  • Masukkan Corn Flakes ke dalam mangkuk yang ukurannya cukup besar, tuangkan cokelat yang sudah mencair, aduh hingga seluruh Corn Flakes dilapisi cokelat.



  • Satukan Corn Flakes yang sudah dilapisi cokelat dengan menggunakan sendok, lapisi dengan kertas pelapis kue.
  • Taburkan sprinkles di atasnya.
                         

  • Masukkan ke dalam lemari es agar cokelat mengeras lagi. Choco Sprinkle Flakes siap disajikan :) 







Thursday, October 25, 2012

Minta LIKE nya doong Kakak :3

Iseng-iseng motoin si Ponakan buat ikut Magic Moment Bersama Sunlight. Repot juga ngatur posenya, secara dia bergeraknya gesit banget kayak belut -__-". Akhirnya dapetlah beberapa foto ini.

Nah, temen-temen, minta LIKE nya yaa, klik link di bawah ini, terus klik "I Like This Story" di pojok kanan bawah ceritanya. Hehehe.. Terimakasiiih :D


http://food.detik.com/read/2012/10/24/182435/2072128/1439/mamaku-nggak-takut-lagi-ketempatan-arisan

Monday, October 15, 2012

Pageviews Blogger Berubah Jadi 0

Ada yang aneh waktu buka blog saya pagi ini, tiba-tiba deretan popular posts di sebelah kiri, yang biasanya ada 10 baris, sekarang hanya tinggal bersisa 3. Apalagi sewaktu saya melihat angka pageviews yang awalnya seingat saya sudah mencapai lebih dari 33.000 hits, sekarang hanya tinggal 14 pageviews saja. Akan tetapi, ternyata bukan hanya saya yang mengalaminya, melainkan seluruh pengguna blogger. Hal ini saya ketahui ketika mencoba googling dan melihat banyak keluhan yang sama dari pengguna blogger. Ya, hari ini seluruh pageviews blogger tereset mulai dari 0.


 
Bagi sebagian pengguna blogger, pageviews mungkin merupakan salah satu motivasi dalam ngeblog. Mengetahui bahwa tulisan-tulisan kita dibaca oleh banyak orang tentu sangat menyenangkan. Apalagi menurut saya statistik bawaan langsung dari blogger ini lebih akurat dari widget-widget hits counter lainnya. Jadi, agak kecewa juga kenapa tiba-tiba seluruh history pageviews lenyap begitu saja.


 

Sampai saat ini belum ada konfirmasi apakah terjadi error pada sistem atau memang blogger sengaja mereset seluruh pageviews di blog. Semoga saja masalah ini dapat diatasi dan pageviews dapat kembali seperti semula.

Wednesday, September 26, 2012

Happy Cubicle

Kubikel. Sudah tujuh bulan saya akrab dengan benda kotak-kotak ini. Bukan mau kampanye pilgub DKI lho ya, karena pilgubnya juga udah lewat tuh.

Sejak mulai bekerja saya harus terbiasa dengan si kubikel ini. Di mana tiap harinya kita duduk di hadapan komputer dengan tiga sekat yang mengelilinginya. Kalo lagi duduk, nggak keliatan deh tuh penampakan temen-temen di sekitar kubikel.

Sumber gambar dari sini

Sebenernya banyak cara yang bisa bikin suasana kubikel nyaman untuk ditempati selama 5 hari dalam seminggu, antara lain begini:
  1. Jaga selalu kebersihan dan kerapian kubikel beserta meja kerja. Nggak mau kan tempat kita kerja keliatan jorok dan berantakan. Selain bikin nggak enak dipandang, kubikel yang berantakan juga bisa jadi sasaran tikus dan kecoa untuk jadi tempat main lho... Hiii, bahaya juga kalo kita jadi sakit gara-gara hewan-hewan tersebut. 
  2. Kalo suka mendengarkan musik, kubikel bisa jadi tempat karaoke pribadi kita. Hihi... Tapi menyalakan musiknya jangan terlalu keras karena bisa mengganggu teman sebelah. Belum tentu selera musik teman kita sama dengan kita kan...
  3. Sediakan cemilan. Kalo sedang banyak kerjaan tentu kita jadi lebih cepat merasa lapar, solusinya kita bisa menyimpan cemilan di toples kecil yang tertutup rapat. Namun, jangan asal menyimpan cemilan karena bisa saja cemilannya dimakan tikus karena kita lupa menyimpannya di laci.
  4. Jalin hubungan yang baik dengan tetangga kubikel. Nggak mau kan kita cuma bersarang di kotak itu aja sepanjang hari. Dengan keakraban, suasana kubikel jadi tidak membosankan karena kita bisa ngobrol dengan teman-teman di sebelah juga.
  5. Pasang foto. Terserah, mau foto keluarga, foto sama pacar, foto sama teman-teman, pokoknya foto orang-orang yang bisa jadi motivasi kita dan bikin kita happy setiap ngeliatnya. Hehehe...
  6. Gunakan post it warna-warni untuk mencatat kerjaan-kerjaan yang harus dilakukan. Ini sih supaya keliatan lebih seger aja warna-warni gitu, daripada satu warna aja :p
Nah itulah beberapa tips dari saya untuk menjadikan kubikel sebagai tempat yang asik untuk bekerja. Jadi jangan biarkan suasana kubikel menghalangi semangat dan keceriaan kita dalam bekerja. Happy cubicle :))

Saturday, September 15, 2012

Kuda-kudaan Beroda?

Hari ini keponakan saya, Firas Malik Ghassani ulang tahun yang ke-1. Yeaay nggak kerasa ya udah setahun aja ni bocah. Udah makin pinter, bisa segala macem. Bisa nunjuk-nunjuk gambar hewan di buku kalo kita sebutin nama-nama hewannya, bisa nyuapin saya pake makanan dia -__-", bisa bilang "Allahu Akbar" sambil memperagakan orang lagi takbiratul ihram, memperagakan keramas sambil ngucek-ngucek rambutnya, memperagakan gosok gigi, daaaan banyak lagi macem kelakuannya.

Sebagai tante satu-satunya dan tante yang baik hati tentunya saya udah jauh-jauh hari berencana mau ngasih kado ke bocah ini. Malah dari sebelum dia lahir saya udah mikir kalo nanti punya keponakan laki-laki mau dibeliin......kuda-kudaan. Alhamdulillah sekarang kesampean deh. (Sebenernya sih ini pelampiasan karena waktu kecil saya gak punya kuda-kudaan, hahaha).

Ya, kuda-kudaan emang mainan anak-anak sepanjang masa. Saat ini bentuknya pun sudah mulai bervariasi. Kalo dulu cuma terbuat dari kayu atau rotan, sekarang banyak kuda-kudaan yang terbuat dari karet maupun plastik.

Beberapa minggu sebelumnya saya searching di internet mencari info harga dan tempat jual kuda-kudaan sebagai patokan harga jika saya mau membeli nanti. Kebetulan, ternyata di toko mainan dekat rumah waktu itu saya lihat ada yang menjual jenis kuda-kudaan yang saya mau beli itu.

Akhirnya tadi malam saya sengaja ke toko mainan yang sering saya lewati tersebut. Tapi sayang, ternyata kuda-kudaan yang saya inginkan sudah terjual :( akhirnya saya hanya survey harga saja di sana, kata penjualnya harganya 170 ribu. Saya pun melanjutkan perburuan kuda di malam hari. Hehehe

Ketemu lagi 1 toko mainan yang cukup besar di daerah Jalan Haji Mencong, Ciledung, dan barang yang saya cari ada di sana! Asiiik. Tapi setelah saya lihat barangnya, saya mengurungkan niat untuk membelinya karena kuda-kudaan tersebut hanya tinggal satu-satunya dan ada sedikit pecah di bagian tempat duduknya. Awalnya penjual menawarkan 180 ribu, tapi karena retak Ia diskon jadi 165 ribu. Malaaas ah masa barang udah rusak gitu mau dibeli juga.

Saya pun mencari lagi, siapa tau masih ada toko lain yang menjual. Akhirnya sampailah saya ke Pasar Ciledug. Seingat saya di sana banyak toko di pinggir jalan yang menjual sepeda, siapa tau ada yang jual mainan anak-anak juga. Dan dugaan saya benar! Nggak perlu lama mencari, di sana ada khusus toko yang menjual mainan kendaraan anak-anak. Macam-macam bentuknya, ada yang mobil-mobilan, kuda-kudaan, ayam-ayaman, dan sebagainya. Tentu saja kuda-kudaan yang saya maksud dijual juga di sana. Senangnyaa :D

Mula-mula di penjual menawarkan kuda-kudaan dengan harga 200 ribu. Woow mahal bener. Terus saya bilang "pasnya aja deh Bang berapa". Dia jawab 160 ribu. Dalam hati saya bilang wah udah murah nih, di toko sebelumnya aja udah didiskon ditawarinnya 165 ribu. Terus saya tawar lagi "150 ribu ya Bang". Eh langsung diiyain sama Abangnya. Saya jadi mikir waduh kemahalan nggak ya, kok langsung diiyain aja. Hahahaha... (Dilema tukang nawar, kalo langsung diiyain bakal ngerasa masih kemahalan aja).

Karena udah terlanjur sepakat ya sudah. Si Abang penjualnya langsung memasangkan baterai untuk lampu dan musik kuda-kudaannya. Katanya udah murah harga segitu, dikasih harga toko udah mau tutup aja karena udah malem (dan bener, pas saya cek lagi di online shop harganya berkisar 160-195 ribu). Setelah dibungkus plastik, saya membayar dan membawa pulang kuda-kudaannya naik motor, dibonceng teman saya. Hahaha...

Dan inilah penampakan kuda-kudaan beserta bocah yang ulang tahunnya pagi ini, pas dia baru  bangun tidur:


Rodanya dikebawahin, jadi mobil-mobilan


 Kuping kudanya bisa nyala dan ada musik ala koboy


Ada pengaman di tempat duduknya


Rodanya dilipet ke atas, jadi kuda goyang deh



Hiii bangun tidur langsung main kuda-kudaan :p



Selamat ulang tahun yaa Firosrosfi :D

Friday, August 10, 2012

Modelnya Galau


Ketika sedang iseng browsing internet, tiba-tiba saya melihat sebuah foto yang sebenarnya sih biasa aja. Sampai saya merasa ada yang agak aneh dengan foto iklan salah satu gadget yang sangat terkenal. Dalam foto tesebut ada dua orang model yang sedang memamerkan produk gadget yang (ehem) saya kepingin banget :p Hehehe.. 
 
Sumber gambar klik di sini

Tapi bukan itu yang aneh, coba deh liat kostumnya. Yap, saya kok jadi bingung ini modelnya sebenernya perempuan apa laki-laki karena mereka memakai peci hitam seperti yang sering dipakai Bapak saya kalo sholat, di atas kerudung mereka. Duh! Apa modelnya lagi galau ya? Hehehe..



*Maaf postingannya lagi geje, belum dapet THR sih ^,^v

Friday, July 20, 2012

Ini Ramadhanku, Mana Ramadhanmu? :D

Ramadhaaan dataaang... Semua pun senaaaang...

Alhamdulillah Ramadhan sudah menghampiri kita lagi. Cepat banget, rasanya baru kemarin bulan Ramadhan yang diisi dengan kesibukan kompre, ngantri wisuda, buka puasa bareng temen-temen kuliah. Sekarang bertemu lagi dengan Ramadhan dengan kondisi yang berbeda, sudah lulus kuliah dan mulai bekerja. Ya, Ramadhan memang penuh berkah dan cerita sehingga kedatangannya pun selalu dinanti.

Yang paling saya syukuri, tahun ini saya bisa berpuasa bareng keluarga di rumah. Bersyukur banget, karena kalo melihat teman-teman yang tinggal jauh dari keluarga di bulan Ramadhan ini pasti rasanya sepi. Kebetulan saya juga pernah merasakannya waktu saya ngekos dulu (meskipun ngekosnya ternyata cuma sebulan sih, hehehe). Ceritanya tahun 2008 yang lalu saya baru diterima di Universitas Indonesia, otomatis saya harus ngekos di Depok karena gak kuat deh tiap hari pulang-pergi dari rumah. Nah, pada waktu itu kebetulan bertepatan dengan awal Ramadhan. Haaah, sedih pokoknya kalo puasa di kosan. Nyari sahurnya itu lhooo yang males. Akhirnya dulu saya biasa beli makan malam sekaligus untuk makan sahur, biar gak perlu keluar beli makan sahur lagi. Misalnya, saya beli daging cincang dari warung nasi padang satu porsi. Kebetulan satu porsi itu lumayan banyak, gak habis dimakan sendiri. Jadilah saya simpan di kulkas sisanya untuk dihangatkan pada saat sahur. Hehehe... Sekedar tips buat anak kosan dalam menghadapi bulan Ramadhan nih. Tapi ternyata, takdir berkata lain, saya hanya menghabiskan kurang dari seminggu berpuasa di kosan karena setelah itu saya diterima di STAN dan....GAGAL NGEKOS deh.

Selain cerita Ramadhan di kosan, Ramadhan tahun 2011 kemarin juga cukup berkesan. Kenapa? Karena tahun kemarin itu angkatan kami lagi sibuk-sibuknya. Tsaaah... Awalnya kami masih agak santai karena ujian kompre kami kira akan diadakan setelah Lebaran, sampai ada suatu berita kejutan: Kompre dimajukan jadi sebelum Lebaran. Jegeeeeerr... Panik dong ya. Mulai deh kami ngadain belajar bareng, tentir bareng, dan lain-lain bareng (ngerumpi pas tentir bareng, sibuk nyiapin buka puasa pas tentir bareng :p), pokoknya heboh. Tapi Alhamdulillah kami bisa ngelewatin ujian tentir tersebut meskipun ujiannya pada saat bulan puasa.

Setelah tenang melewati kompre, ternyata ada satu kehebohan lagi di Ramadhan tahun kemarin. Yang ini bener-bener heboh: Antre Wisuda Spesialisasi Akuntansi Pemerintahan Lulusan 2011. Ckckck.. Bayangkan, demi mendapat 1 "golden ticket" dua pendamping, anak-anak rela dateng ke lapangan kampus jam 1 pagi. Ya, jam 1 pagi. Bahkan, sahur aja belom. Sampai kami sahur bareng di lapangan tersebut menunggu antrean dibuka jam 5 pagi. Ah, miss that moment so much! Kalo mau baca cerita lengkapnya bisa diliat di sini.

Ramadhan memang bulan yang spesial. Suasananya spesial, mulai dari sahur bareng keluarga, pesantren kilat (waktu jaman sekolah dulu), nyari ta'jil di pasar sore bareng temen-temen, tarawih bareng ke masjid. Makanannya pun serba spesial, meskipun mungkin sebenarnya makanan biasa saja. Segala sajian segambreng deh itu di meja waktu buka puasa, sirup, es kelapa, teh manis, minuman kreasi sendiri, kurma, cireng buatan mama saya (serius lho, saya sukaa banget buka puasa pake cireng), bakwan, lumpia, kolak, kue-kue, dan sebagainya. Nyaaamm... Spesial!

Tapi bagaimanapun, hal yang paling penting pada bulan Ramadhan ini yaitu peningkatan ibadah kita. Mumpung pahala ibaratnya lagi diobral besar-besaran. Jangan sampe Ramadhan cuma dilewatkan begitu aja dengan tidur siang sepanjang hari. Rugi laaaaaah yaaaaw :))

*******-.Marhaban Yaa Ramadhan 1433 H.-*******


Friday, July 6, 2012

DJPBN, Bukan DJPB (?)

Sebagai lulusan STAN, saya sudah sangat akrab mendengar Direktorat Jenderal Perbendaharaan karena banyak teman-teman saya yang ditempatkan di Instansi tersebut. Biasanya saya dan teman-teman menyingkatnya dengan DJPB. 

Ternyata selama ini singkatan tersebut salah. Saya baru tahu ketika saya sedang browsing internet, di salah satu website ada logo berikut ini:


Walaaah... Jadi singkatan yang benar untuk Direktorat Jenderal Perbendaharaan adalah DJPBN, sedangkan DJPB sendiri singkatan dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. DJPBN merupakan Instansi di bawah Kementerian Keuangan, sedangkan DJPB berada di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan. Beda satu huruf, tapi meleset jauh artinya ya... Hehehe
 

Template by Suck My Lolly - Background Image by TotallySevere.com